Zizou adalah Guardiola nya Madrid saat Menjadi Pelatih

Judi Poker Online

Zizou adalah Guardiola nya Madrid saat Menjadi Pelatih

Boladiator.com – Zinedine Zidane baru saja beberapa minggu menjadi pelatih Madrid namun keberhasilannya merubah beberapa masalah menjadi hal positif dinilai banyak pihak akan berujung pada kesuksesan. Seperti diduga banyak pihak penunjukkan Benitez menjadi pelatih Madrid memang dirasa kurang cocok karena prestasi sang pelatih masih masuk kategori biasa biasa saja dan tak semengkilap seperti apa yang diraih mantan pelatih Anceloti. .

Kenyataannya Real Madrid terseok seok di la liga dan kini hanya ada di peringkat 3. Kemudian manajemen Los Blancos dengan berani menunjuk Zinedine Zidane sebagai pengganti Rafa dan hasilnya adalah rentetan kemenangan yaitu 5-0 saat melawan devortivo dan 5-1 menang atas Gijon yang berakhir pada cederanya Gareth Bale.

Ivan Campo mantan rekan setim Zidane berkomentar “ Zizou adalah fenomena saat ia menjadi pemain dan pengelaman di atas lapangan serta ruang ganti sebagai pemain akan membuatnya mampu melakukan pendekatan yang berbeda sehingga masalah Real Madrid akan teratasi “

Tentu amat penting menjaga suasana ruang ganti karena hanya 11 pemain saja yang akan diturunkan sementara yang lain juga ingin merumput. Ronaldo pun merasa kedatangan Zidane telah membawa banyak perubahan dan ini bisa dilihat dari semangat tim saat bertanding.

Banyak pihak Zidane menyatakan Zidane bisa saja menjadi Guardiolanya Madrid yang akan mampu memberi banyak trofi namun ini bukanlah masalah sesuatu yang bisa terjadi dalam semalam. Guardiola amat akrab dengan filosofi bola tiki taka begitupun Zizou , sebagai pemain ia tentu pernah merasakah filosofi bermain ala Los Blancos.

Zizou adalah Guardiola nya Madrid saat Menjadi Pelatih

Meskipun masih sangat minim dengan pengalaman, ini tak akan membuat Real Madrid kecew menunjuk Zidane. Pendekatan dan kharismanya di mata pemain akan mendatangkan kepercayaan tinggi. Rasa percaya tentu akan mempengaruhi mental pemain sehingga Ronaldo CS akan kembali main di level teratas. Kita lihat saja apakah memang penunjukkan Zidane akan menjadi hal yang tepat.

Menjadi Guardiolanya Madrid tentu bukan hal yang mudah mengingat persaingan di La Liga amat ketat. Yang terpenting buat Zidane adalah paham bahwa semua tak bisa didapat dalam sekejap dan ia pun tak patut berbangga hari karena menang besar dalam dua laga. Masih banyak laga besar lainnya yang membutuhkan perhatian dan skill kepelatihan yang mumpuni.