Valverde Dan Kutukan San Mames

Judi Poker Online

Valverde Kutukan San Mames

Boladiator.com – Ernesto memiliki tantangan sendiri ketika dia memimpin FC Barcelona untuk bertandang ke markas Athletic Bilbao di akhir pekan ini. Sang manajer tercatat belum pernah meraih kemenangan ketika bertandang ke markas Athletic Bilbao.

FC Barcelona sendiri akan bertandang ke markas Athletic Bilbao pada hari Minggu (29/10/2017) dini hari WIB. Tentu saja El Barca memiliki misi khusus untuk menjaga jarak mereka dengan para pesaingnya di papan klasemen La Liga Premier Spanyol. FC Barcelona memang sampai sejauh ini belum pernah menelan sekalipun kekalahan dengan raihan 25 poin. Mereka unggul empat poin dari Valencia yang ada di urutan kedua.

Namun ternyata ada sebuah beban tersendiri untuk manajer FC Barcelona, Ernesto Valverde jelang laga akhir pekan ini. Sepanjang dirinya berkarir di dunia sepakbola baik sebagai pemain dan pelatih, dia belum pernah sekalipun meraih kemenangan ketika bertindak sebagai lawan dan bertandang ke San Mames. Tercatat dari delapan kunjungan Ernesto Valverde ke markas Athletic Bilbao, Ernesto Valverde meraih tujuh kekalahan dan hanya sekali saja dia tidak kalah. Saat masih menjadi pemain Espanyol, manajer FC Barcelona tersebut menelan kekalahan dengan skor 1-2 di musim 1986/1987 dan kalah 0-2 di musim berikutnya. Setelah dia pindah ke FC Barcelona pun dia tetap mendapatkan kekalahan dengan skor 2-3 di musim 1988/1989.

Valverde Kutukan San Mames

Tren buruk tersebut bahkan berlangsung ketika Ernesto Valverde mulai menjadi pelatih. Ketika masih melatih Espanyol, tercatat dia tiga kali datang ke San Mames sebaga lawan. Di musim pertamanya dia pergi ke markas Athletic Bilbao, dia menelan kekalahan dengan skor 1-2 di musim 2006/2007. Meski sempat menahan imbang di laga tandang kedua dengan skor 1-1 ketika menjalani laga Leg pertama di babak 16 besar Copa Del Rey, namun di laga tandang ketiga dia bersama Espanyol datang ke markas Athletic Bilbao, dia justru kembali takluk dari tuan rumah dengan skor 0-1. Hingga sang pelatih pindah ke Valencia dan VIllareal pun dia tetap dihantui hasil tersebut.

Lantas apakah sekarang ini dia akan bisa mematahkan kutukan tersebut ?