Usai Kalah Dari Chelsea, Manchester United Terus Terima Hujatan

Judi Poker Online

Usai Kalah Dari Chelsea, MU Terima Hujatan

Boladiator.com – Kekalahan 4 gol tanpa bisa dibalas oleh Manchester United mungkin menjadi kado pait reuni di Stamford Bridge. Kekalahan tersebut seakan menjadi jawaban fans Chelsea yang kini telah bisa move on dari kenangan buruk bersama Mourinho dulu. Selain itu kekalahan tersebut menambah catatan negative yang diterima oleh Mourinho selama menukangi Manchester United dan menjadi masalah tanpa akhir bagi tim tersebut atas tidak konsistenanya Manchester United selepas ditinggal Fergie. Belum lagi hasil tersebut menambah ketidak percayaan fans Manchester United atas strategi yang diterakan Mourinho selama ini.

Ketidakmampuan Manchester United menceploskan bola ke gawang Chelsea seakan menjadi pembuktian Manchester United tidak memiliki penyerang haus gol di lini depan. Ibrahimovic yang digadang-gadang akan sukses bersama Manchester United justru melempem  di awal musim ini. Ibrahimovic sendiri lebih sering menyia-nyiakan peluang yang didapatkan. Gordon Mcqueen yang pernah menghabiskan tujuh musim bersama Manchester United mengkritik Ibrahimovic hanya menjadi pemain yang tidak berguna di lapangan.

“Tidak ada yang dilakukan seorang Ibrahimovic di lapangan. DIa sangat payah dan hanya terlihat seperti kakek-kakek yang bermain sepak bola. Walaupun Ibrahimovic dimanjakan umpan-umpas bagus dari sayap tetapi ia tidak menyelesaikan dengan baik umpan yang diberikan. Ibrahimovic juga payah ketika mencari ruang  yang bisa dimanfaatkan” ujar Gordon

Usai Kalah Dari Chelsea, MU Terima Hujatan

Senasib dengan Ibrahimovic, pemain termahal di dunia Paul Pogba seakan tidak bisa menjawab akan harga mahal yang telah dibayarkan United kepada Juventus. Si anak hilang yang telah pulang hanya menjadi bahan olokan atas hasil negative Manchester United. Pogba terlihat kehilangan sentuhan magisnya seperti saat masih di Juventus. Peran yang diberikan Mou kepada Pogba sepertinya masih belum bisa dilakukan dengan baik sehingga lini tengah Manchester United tidak bisa menghidupkan permainan. Mou seharusnya memberikan peran yang sama yang didapatkan ia di Juventus.

Giggs melontarkan kritik keras atas sikap pemain Manchester United yang seakan seperti telah dibantai 4-0 dengan gesture yang santai setelah peluit akhir pertandingan ditiup. “Setiap saat anda bisa kalah di permainan sepak bola, namun bertukar kaos setelah anda kalah merupakan suatu hal yang saya tidak suka” ucap Giggs. “Jika Anda dipermalukan dengan skor 4-0  anda cukup menyelamati lawan, anda berterimakasih kepada penonton, lalu anda pergi meninggalkan lapangan. Anda tak boleh berkeliling lapangan, bertukar kaus dan tertawa bersama dengan tim yang mengalahkan anda” tambah Giggs.