Solkjaer: Manchester United Seharusnya Tak Cuma Mengejar Empat Besar

Judi Poker Online

Solkjaer, MU Seharusnya Tak Cuma Mengejar Empat Besar

Boladiator.com – Sejak awal musim 2015/16 dimulai, performa Manchester United masih angin-anginan. Sempat tampil baik di pra-musim serta di awal musim, tim besutan Louis van Gaal mesti kesulitan di pertengahan musim.

Bahkan kini Setan Merah harus terdepak dari empat besar atau zona paling bawah untuk bisa lolos ke Liga Champions. Saat ini Wayne Rooney dan kawan-kawan masih tertahan di peringkat ke-lima, di bawah Manchester City dengan selisih 6 poin.

Performa Manchester United yang tak kunjung memuaskan itu membuat Ole Gunnar Solkjaer kecewa. Eks pemain MU itu menyebutkan bahwa mantan timnya itu tidak pantas jika hanya memburu posisi empat besar. Tapi apa mau dikata, karena kondisi ini telah terjadi sejak Sir Alex Ferguson memutuskan pensiun di akhir musim 2012/2013 lalu.

Setelah delapan musim terakhir selalu menjadi pesaing serius untuk meraih trofi juara, MU kemudian tampil buruk di dua musim berikutnya. Seperti saat ditukangi David Moyes pada musim 2013/2014 lalu, MU harus puas hanya finis di urutan tujuh klasemen akhir. Sementara di musim berikutnya, Louis Van Gaal hanya mampu membawa MU berada di empat besar.

Solkjaer, MU Seharusnya Tak Cuma Mengejar Empat Besar

Solkjaer menyebutkan bahwa ini bukanlah kebiasaan MU di era Sir Alex. Terlebih United saat ini hanya berjuang untuk mengejar empat besar. Apalagi bakal muncul kekhawatiran anyar saat musim depan, rival sekota MU, Manchester City bakal merekrut Pep Guardiola.

“Saya merasa kecewa dengan kualitas MU beberapa tahun belakangan. Kami sudah tahu setelah era Sir Alex memang akan sulit, tapi kami tidak mampu menjaga antusiasme serta sepak bola yang menghibur dan menyerang,” ujar Solkjaer pada Fotbnollskanalen.

“Sulit untuk melihat City yang berhasil menggaet Guardiola serta menghadirkan bintang Eropa. Saya adalah fans Guardiola serta filosofinya.”

“United harus bekerja keras, mereka akan menuju masa yang sangat sulit. Kami dulu sudah terbiasa menang. Kami juga terbiasa finis di puncak, kami dulu mampu menghibur para fans.”

“Finis di posisi kedua adalah musim yang mengecewakan bagi kami. Tapi sekarang pembahasannya adalah bagiamana bisa finis di empat besar, itu tidak pantas untuk klub seperti MU,” tandas Solkjaer.