Schwarzer: Leicester Harus Mempertahankan Ranieri

Judi Poker Online

Schwarzer Leicester Harus Mempertahankan Ranieri

Boladiator.com – Performa Leicester City musim ini benar-benar mengejutkan para penggemar Premier League di seluruh dunia. The Foxes yang musim lalu nyaris terdegradasi, saat ini justru berada di puncak klasemen.

Kecemerlangan Leicester juga membuat para pemain kunci mereka banyak diincar oleh klub-klub besar di Eropa. Namun demikian, para pemain itu tidak akan pergi, dengan syarat Leicester tetap mempertahankan sang manajer, Claudio Ranieri.

Di bawah bimbingan manajer asal Italia itu, The Foxes menjadi salah satu kandidat kuat juara. Hingga pekan ke-31, Leicester saat ini masih unggul lim angka dari tim peringkat kedua, Tottenham Hotspur.

Keberhasilan Leicester mencapai posisi saat ini tak lepas dari peran dua bintang mereka, Jamie Vardy dan Riyad Mahrez. Musim ini, Vardy telah menyumbangkan 19 gol dan berada di peringkat kedua sementara pada daftar top skorer Premier League. Sementara Mahrez memiliki torehan 16 gol dan 11 assist.

Tak heran jika banyak klub Eropa yang berminat untuk memboyong dua pemain itu. Termasuk gelandang pengangkut air The Foxes, N’Golo Kante. Bahkan baru-baru ini Kante dikabarkan sedang diincar Real Madrid.

Kendati demikian, Leicester City tidak perlu khawatir kehilangan tiga pemain kunci mereka itu. Pasalnya selama Ranieri masih mengarsiteki The Foxes, baik Vardy, Mahrez ataupun Kante menegaskan tidak akan pergi.

Schwarzer Leicester Harus Mempertahankan Ranieri

Baru-baru ini Ranieri memang digadang-gadang menjadi pengganti Antonio Conte di timnas Italia selepas Euro 2016 mendatang.

“Para pemain sangat menyukai dan mengagumi Ranieri, dedikasinya dan kebijaksanaannya,” kata penjaga gawang The Foxes, Mark Schwarzer seperti dikutip Soccerway.

“Sngat penting bagi Leicester untuk tetap memperthankan Ranieri. Dia sudah mengangkat tim ke level yang sangat berbeda,” lanjutnya.

“Ranieri akan menjadi alasan untuk menjaga pemain seperti Jamie Vardy, Riyad Mahrez, N’Golo Kante, dan Danny Drinkwater. Leicester akan menahan para pemain itu untuk membangun masa depan.”

Leicester sendiri masih menyisakan 7 pertandingan di Premier League. Setelah jeda internasional, Vardy dan kawan-kawan akan menghadapi laga sulit kontra Southampton, pada 3 April mendatang.