Rivalitas Mourinho Dan Guardiola Di Liga Inggris Akan Berbeda

Judi Poker Online

Rivalitas Mourinho Guardiola Akan Berbeda

Boladiator.com Jose Mourinho dan Pep Guardiola memang pernah menjadi dua pelatih rival, ketika dua-duanya masih melatih klub di Liga Spanyol. Di musim depan, mereka juga akan bertemu kembali sebagai rival, namun di ajang yang berbeda, yakni Liga Inggris. Menurut Mourinho, Liga Inggris akan memberikan sesuatu yang berbeda dari Liga Spanyol.

Mourinho dan Pep Guardiola memang akan memulai persaingan mereka di Liga Inggris pada musim depan. Kebetulan, kedua pelatih top dunia ini akan melatih dua tim papan atas asal kota Manchester. Mourinho akan melatih Manchester United, sementara Guardiola akan melatih Manchester City.

Keberadaan keduanya pun diyakini akan kembali memunculkan aroma persaingan yang kuat seperti apa yang mereka dulu pernah buat ketika masih memperkuat tim di Liga Spanyol. Keduanya memang pernah berduel dalam memperebutkan gelar domestik Spanyol. Kala itu, Mourinho membesut Real Madrid, sementara Guardiola masih menjabat sebagai pelatih Barcelona. Keduanya pun terlibat persaingan dari tahun 2010 sampai 2012.

Jose Mourinho mengakui kala itu, ketika masih memperkuat dua tim spanyol, persaingan justru menjadi semakin masif, karena di Spanyol memang hanya kedua tim tersebut yang berhasil mendominasi liga. Pengaruh individu pun banyak mempengaruhi keduanya dalam melakukan laga secara mental dan fisik.

Rivalitas Mourinho Guardiola Akan Berbeda

Namu di Inggris, situasi justru berbeda. Inggris berbeda dengan spanyol yang hanya memiliki beberapa tim yang mendominsi liga. Di Inggris, ada lebih banyak tim yang bisa saja merebut singgasana untu menjadi juara di akhir musim. Tak menutup kemungkinan juga, akan mucul beberapa tim-tim kejutan yang ikut meramaikan persaingan memperebutkan juara Liga Inggris dan trofi domestik lainnya. Selain itu, persaingan jua tak hanya lewat sebuah tim, manajer juga harus bisa bersaing untuk menjadikan sebuah tim itu tangguh dan bisa berbicara banyak di liga.

“Apa yang terjadi di masa lalu, memang tak bisa menjadikan hal-hal lain lebih banyak muncul. Kala itu, saya dan Guardiola menangani tim-tim yang memang berpotensi besar duntuk menjadi juaranya di akhir musim. Persaingan hanya antara saya dan Guardiola saja, antara Real Madrid dan Barcelona,” kata Mourinho dikutip di Sky Sports.

“Namun di Inggris situasinya jelas berbeda. Ketika kami fokus pada satu hal saja, bisa saja tim-tim lain justru akan merebut kesempatan untuk mengalahkan kami. Itulah yang akan terjadi,” sambung Mourinho.