Rio Ferdinand Jelaskan Alasan Javier Hernandez Tinggalkan MU

Judi Poker Online

Rio Ferdinand Alasan Javier Hernandez MU

Boladiator.com Mantan bek tengah Manchester United, Rio Ferdinand, belum lama ini membuka kartu penyebab hengkangnya Javier Hernandez a.k.a Chicharito ke Bayer Leverkusen pada bursa transfer awal musim 2015/16. Dijelaskan oleh Ferdinand bila persoalan Chicharito merupakan karena ia tak mempunyai keyakinan diri lantaran selalu ada setelah Wayne Rooney serta Robin van Persie, yang selalu jadi pilihan utama tim.

Tak bisa dipungkiri lagi, Javier Hernandez adalah bakat luar biasa yang ditemukan oleh Sir Alex Ferguson. Bermula dari pemain berstatus non-bintang, ia menjelma jadi satu diantara penyerang yang ditakuti tim-tim Liga Inggris dan di Eropa, pada masa keemasannya di MU. Ia dihadirkan oelh Manchester United dari salah satu tim asal Meksiko, Guadalaraja, pada April 2010. Pada musim pertamanya di Old Trafford, Javier ‘Chicharito’ Hernandez langsung sukses menggelontorkan 20 gol dari 45 laga yang ia mainkan.

Penurunan performa Javier Hernandez terlihat begitu mencolok sepanjang musim 2013/14. Penyerang berusia 28 tahun itu pun kemudian dipinjamkan Setan Merah ke Real Madrid di musim setelahnya. Berharap dapat mengembalikan ketajaman sang pemain, namun MU justru merasa sedikit kecea dengan perkembangan sang pemain. Setelah peminjamannya di Real Madridselesai, Chicharito pernah kembali pada MU serta berlaga di beberapa laga. Termasuk juga di fase play off Liga Champions menghadapi Club Brugge.

Rio Ferdinand Alasan Javier Hernandez MU

Pertarungan itu mungkin menjadi satu diantara yang terburuk selama Chicharito berkarier di MU. Ia bnahkan tidak berhasil mengeksekusi tendangan penalti yang dipercayakan kepadanya. Tak lagi diminati oleh Louis van Gaal, Javier Hernandez kemudian mengambil langkah pindah ke Liga Jerman serta berhimpun ke Bayer Leverkusen. Ia meneken kontrak berdurasi tiga musim pada Agustus 2015 lalu.

“Javier Hernandez merasa kalau dirinya tidak dapat menjadi penyerang yang lebih baik di Manchester United, karena ia berada di bawah bayang-bayang ada penyerang lain seperti Wayne Rooney dan Robin van Persie yang selalu menjadi pilihan kunci untuk MU,” tutur Ferdinand. “Javier Hernandez dapat menceploskan gol dan dia adalah satu diantara penyerang subur. Pada saat dia tidak dapat membuat gol ketika ia bermain sebagai starter, dia merasa sangat cemas karena tidak dapat menebus keyakinan dari manajer,” lanjutnya.

Namun demikian, bersama Bayer Leverkusen, Javier ‘Chicharito’ Hernandez seperti menemukan kembali ketajamannya dalam menceploskan gol. Penyerang berkebangsaan Meksiko itu berhasil menceploskan 17 gol dari 40 laga pada musim debutnya pada 2015/16 silam. Sedangkan di musim 2016/17, sejauh ini dia sudah menceploskan tujuh gol dari delapan pertarungan.