Ramos Bersyukur Tak Jadi Bergabung Dengan Manchester United

Judi Poker Online

Ramos Tak Bergabung Manchester United

Boladiator.com Bek Real Madrid, Sergio Ramos baru-baru ini mengaku bahwa dirinya hampir bergabung dengan Manchester United di awal musim. Namun, pada akhirnya dirinya merasa lega karena bisa bertahan di Madrid untuk waktu yang lama.

Masa depan Ramos menjadi tak jelas, menyusul pemecatan pelatih Carlo Ancelotti di musim lalu. Ramos merupakan salah satu bintang yang tak setuju dengan pemecatan pelatih asal Italia tersebut. Apalagi, pelatih pengganti Ancelotti kala itu, Rafael Benitez, adalah orang yang tak disenangi oleh Ramos. Melihat situasi yang dialami oleh Ramos di Real Madrid, Manchester United melihat peluang besar untuk memboyong bek asal Spanyol itu ke Old Trafford.

Kabarnya, united siap melepas David De Gea jika Ramos jadi bergabung dengan united sebagai alat barter. Apalagi di saat itu Madrid memang dang mencari sosok kiper baru menyusul hengkangnya Iker Sassilas ke FC Porto.

Namun, pada akhirnya semua spekulasi itu tak terjadi. Sergio Ramos bertahan di Real Madrid untuk mendapatkan kontrak baru. Dia pun kini akan berseragam El Real hingga tahun 2021 mendatang

Ramos Tak Bergabung Manchester United

Apalagi posisi kapten kesebelasan juga dihadiahi sebagai reward karena Ramos memutuskan untuk bertahan. Kini, Ramos menjadi pemain Madrid yang paling senior, karena sudah memprekuat klub juara Liga Champions terbanyak itu sejak tahun 2005. Kini Ramos dan rekan-rekannya juga berpeluang untuk meraih gelar Liga Champions ke 11 mereka, andai mampu mengalahkan Atletico Madrid di final hari Minggu nanti.

“Untung saja saya tak jadi bergabung dengan Manchester United. Memang dulu ada beberapa momen yang memungkinkan hal itu bisa saja terjadi. Namun, pada akhirnya saya sangat lega karena semua itu tak terjadi. Keseimbangan benar-benar diuji pada saat itu, dan saya senang akhirnya bisa bertahan di sini,” kata Ramos seperti yang dikutip Football Espana.

“Dengan hadiah ban kapten yang berada di lengan saya, menjadikan saya memiliki tanggung jawab yang besar. Saya menjadi contoh dari pemain lain. Jika pemain lain bermain kasar, tentu itu menjadi tanggung jawab saya. Kehormatan bisa mengenakan ban kapten memang seiring dengan tanggung jawab yang besar. Jadi saya harus memberikan panutan kepada pemain lain di setiap laga yang kami hadapi,” tutup mantan bek Sevilla itu.