Pernyataan Romelu Lukaku yang Menganggap Kritikan yang Dilancarkan Untuknya Salah Alamat

Judi Poker Online

Pernyataan Lukaku Salah Alamat

Boladiator.com – Kritik yang menyerang Romelu Lukaku seorang penyerang Manchester United dijawabnya sebagai kritikan yang salah alamat. Sebanyak 75 juta pounds, MU telah menggelontorkannya untuk membawa Romelu Lukaku yang sebelumnya bermain di Everton. Pada awal mulanya, striker dari Belgia ini mampu tampil enerjik dan cekatan yang telah berhasil menciptakan 11 gol dari 11 pertandingan yang dijalaininya. Tapi nampaknya, di Oktober 2017 ini, Lukaku tidak secemerlang permainan-permainan sebelumnya. Pada kompetisi ini, Lukaku hanya mampu meraih 6 gol di laga terakhir yang dilakoninya di Manchester United.

Kritikan yang dilancarkan untuknya dijawab oleh Lukaku sebagai sebuah kritikan yang salah alamat. Dia menganggap bahwa di usianya yang menginjak ke 24 tahun ini sebagai laganya di lapangan hijau yang terakhir. Dirinya menyatakan bahwa tahun ini adalah masanya untuk memperbaiki dirinya untuk peningkatan permainannya dibanding langsung berada di posisi puncak dan seketika menurun drastis. Pernyataan ini diungkapkan saat melakukan wawancara bersama Thierry Henry.

Dia juga menganggap bahwa bakat yang dimiliki sangat banyak. Sehingga dia mampu untuk melakukan banyak hal. Lebih lanjut dikatakan jika dirinya mampu untuk mencetak gol dengan menggunakan kaki kiri, kaki kanan, bahkan dengan kepalanya. Untuk membantah penurunan kualitas permainannya, bahwa dirinya hanya ingin menjadi seorang pengumpan. Dia menegaskan bahwa dia hanya ingin menjadi pemain yang banyak melakukan assist. Dia juga ingin memastikan bahwa timnya mengalami kesulitan maka dirinyalah yang diandalkan.

Pernyataan Lukaku Salah Alamat

Jawaban-jawaban Romelu yang berkesan angkuh ini ditambah lagi bahwa dirinya sedang berada di tahap sempurna dengan usianya yang sempurna. Keinginan dan harapannya ingin menjadi pemenang di level berikutnya, demikian pungkas Romelu Lukaku dalam sesi wawancara bersama Thierry Henry.

Tren buruk yang dialami Romelu Lukaku ini juga ikut memancing konflik yang terjadi antara Jose Mourinho sang arsitek Manchester United dengan fans MU. Dia mengatakan bahwa suporter Red Devils ini tidak sepantasnya melakukan kritikan terhadap Lukaku yang telah memberikan penampilannya yang terbaik. Sebagai anak asuhnya di MU, Lukaku tampil maksimal untuk menyajikan permainan-permainannya yang enerjik.