Periode Sulit Menjadi Semangat Barca

Judi Poker Online

Periode Sulit Menjadi Semangat Barca

Boladiator.com Selama beberapa laga terakhir, Barcelona memang tampil kurang meyakinkan. Dalam tiga laga terakhir mereka di semua kompetisi, tak satu pun poin diraih oleh tim Catalan tersebut, alias semuanya diakhiri dengan kekalahan. Namun, momen buruk tersebut diyakini yang membuat para pemain Barca lebih solid dalam menghadapi lanjutan laga di La Liga  musim ini.

Tepatnya, dalam periode 20 Maret sampai dengan 17 April, menjadi catatan kelam untuk Neymar cs. ada enam laga yang harus mereka jalani di semua kompetisi, namun hanya satu yang berhasil mereka menangkan, dan sisanya kalah. Keunggulan sembilan poin pun terpaksa harus terpangkas akibat kekalahan-kekalahan tersebut, yang membuat kini posisi mereka di pucak klasemen semakin terancam. Mereka juga telah kehilangan kesempatan untuk meraih gelar juara Liga Champions musim ini, setelah disingkirkan oleh klub senegara mereka, Atletico Madrid di babak perempat final lalu.

Meski begitu, setelah mengalami masa kelam di musim ini, Barcelona akhir berhasil bangkit. Melawat ke kandang Deportivo La Coruna, skuat arahan Luis Enrique mengamuk, dengan menceploskan delapan gol tanpa balas ke gawang Deportivo. Kemenangan tersebut diyakni karena Barca telah mengalami masa kelam, dan tak ingin melanjutkan tren negatif mereka di sisa laga di La Liga .

Periode Sulit Menjadi Semangat Barca

“Penampilan seperti ini yang membuat kami meraih kemenangan tiga poin dan akan membantu kami untuk melangkah ke gelar juara. Terlebih lagi, kami datang dalam kondisi yang sulit. Itulah yang penting, yang membuat kami berhasil bangkit,” kata Luis Suarez dikutip dari Sport.

Barca juga belakangan ini diterpa kabar tak sedap, atas isu pertikaian antara dua pilar utama mereka, yakni Neymar dan Jordi Alba. Khusus Neymar, dia juga diterpa isi kepindahannya dari Barca yang begitu santer diberitakan.

Namun, Luis Suarez menyebut bahwa kondisi yang sedang dialami oleh timnya baik-baik saja. Periode sulit yang dihadapi timnya justru akan membuat mereka makin solid.

“Kami memang manusia biasa, dan bukan mesin. Terkadang kami juga membuat kesalahan dan menjalani masa-masa buruk. Namun, di atas lapangan kami bisa membuktikan bahwa kami jauh lebih kompak dibanding masa sebelumnya,” kata mantan striker Liverpool itu.