Setelah Neymar, Oblak Jadi Sasaran PSG Berikutnya

Judi Poker Online

Neymar, Oblak Sasaran PSG

Boladiator.com Paris Saint-Germain nampaknya memiliki banyak sekali simpenan dana untuk melakukan pembelian pemain dengan harga fantastis di musim panas ini. Setelah berhasil mendatangkan Neymar dari Barcelona pekan lalu dengan harga 222 juta Euro, kini PSG dikabarkan akan melakukan pembelian kembali pada salah satu pemain yang berada di posisi kiper dari klub Atletico Madrid.

Banyak media mengatakan bahwa membeli Neymar dengan harga yang sangat mahal ternyata bukan satu-satunya pamungkas yang dimiliki oleh PSG, masih ada beberapa pemain yang kian menjadi incaran klub Prancis tersebut.

Seperti yang diketahi bersama, bahwa Jan Oblak merupakan kiper andalan yang dimiliki oleh Atletico Madrid, Ia bergabung bersama klub besutan Diego Simeone sejak tahun 2014 kemarin, dan bergabung dengan Atletico banyak merubah tentang dirinya sebagai kiper terbaik, Ia lebih peka dan menjanjikan bagi klub yang mendapatkan sanksi tidak bisa melakukan pembelian pemain musim panas ini.

Kiper asal Slovenia tersebut berhasil menggantikan posisi Thibaut Courtois yang kala itu menjadi kiper andalan Atletico. Performa apik selalu diberikan oleh Jan Oblak selama menjalani pertadingan dengan Atletico, Ia bahkan bisa menyelamatkan skuad ketika dalam kondisi buruk sekalipun.

Neymar, Oblak Sasaran PSG

Di kutip dari A Bola, penampilan yang diberikan oleh Oblak ini banyak membuat klub tertarik dan ingin segera mengajukan proposal penawaran untuk melakukan pembelia, salah satunya yakni PSG.

Klub satu ini memang sudah lama melakukan pengintaian kepada jasa penjaga gawan yang baru berusia 24 tahun tersebut. Bahkan, direktur olahraga PSG sendiri mengakui bahwa dirinya sudah mengamati performa Oblak sejak dirinya masih berada di Benfica. Antero Henrique mengakui bahwa performa Oblak bisa diandalkan.

Berbagai prestasi telah disematkan pada kiper muda ini, yakni sebagai kiper terbaik La Liga, kiper terbaik dalam pertandingan La Liga Zamora Trophy dalam dua musim berturut. Tidak hanya itu saja, bahkan Oblak menjadi salah satu kunci sukses ketika Atletico bertanding dengan gelar tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit di La Liga musim kemarin.