Musim Terburuk Yang Dilalui Oleh Wenger

Judi Poker Online

Musim Terburuk Wenger

Boladiator.com Armada Arsene Wenger, rindu akan kata tim yang tak tertandingi sejak tahun 2003/2004 silam. Jarak waktu yang cukup jauh dan cukup lama bagi tim sekelas The Gunners. Pertandingan demi pertandingan yang diikutinya membuat tim besutan Wenger ini mampu menjadi salah satu tim yang harus diwaspadai dalam setiap gerak geriknya.

Permainan yang diberikan bukan hanya sekedar untuk mendapatkan kemenangan atau mencetak poin, melainkan mendapatkan sebuah julukan dan gelar sebagai tim terhebat yang tak tertandingi kala itu.

Arsenal yang mendapatkan gelar tim meraih kemenangan kedua setelah Manchester United ini juga merasa bahwa saat ini permainan mereka sedang mengalami fase transisi, dimana masih banyak sekali penyesuaian antara strategi dengan formasi di lapangan yang harus diadaptasikan untuk bisa memenangkan pertandingan.

Namun, Arsene Wenger memastikan bahwa anak asuhnya tersebut sudah tampil lebih baik dan mengalami pengingkatan hasil permainan yang cukup signifikan. Dibuktikan dengan beberapa kali mengalami kemenangan saat bertanding di premier League musim ini.

Arsenal mendapatkan poin sebanyak 512 kali kemenangan, dengan urutan pertama dimiliki oleh Manchester United 594 kemenangan dan ketiga diikuti oleh Chelsea. Hingga saat ini masih banyak sekali permainan yang harus diikuti oleh Arsenal untuk bisa merebut kembali gelar kemenangan tersebut.

Musim Terburuk Wenger

Menurut salah saorang pemain The Gunners, yakni Granit Xhaka timnya memang rindu akan julukan tersebut, dimana kala itu Arsenal berhasil tampil sangat memukau dengan tren yang luar bisa meningkat. “Setiap kali selesai pertandingan, kami selalu rindu akan permainan yang luar biasa yang pernah kami ciptakan, dan kami sedang berusaha akan hal itu”.

Anak asuh dari Wenger ini nampaknya akan bermain lebih fantastis lagi di pertengahan bulan dalam menghadapi laga pertandingan selanjutnya. Hal ini pula yang menjadi sebuah kabar penyebab bahwa Sanchez sudah tidak betah lagi bersama Arsenal dan ingin segera mengakhiri kontraknya.

Namun, berita tersebut langsung dibantah oleh sang pelatih dan mengatakan bahwa hubungan semuanya dalam keadaan baik-baik saja.