MU Mesti Melepas Bayang-Bayang Kejayaan Masa Lalu

Judi Poker Online

MU Mesti Melepas Bayang-Bayang Kejayaan Masa LaluBoladiator.com – Setelah ditinggal Sir Alex Ferguson dari kursi kepelatihan beberapa musim lalu, performa Manchester United memang cenderung menurun. Bahkan prestasinya pun bisa dibilang sangat anjlok. Namun demikian, manajer MU saat ini, Louis van Gaal, meminta Setan Merah untuk segera melepas bayang-bayang kejayaan masa lalu.

“Dalam sepakbola, tidaklah wajar sebuah tim bisa mendominasi dalam kurun waktu 20 tahun secara beruntun,” ujar Van Gaal dilansir The Sun.

Bersama Sir Alex Ferguson, Manchester United memang sangat mendominasi jalannya kompetisi Liga Inggris. Para fans MU pun sudah terbiasa dengan gelar juara di setiap musim. Setidaknya ada 38 gelar juara yang berhasil diraih oleh United selama ditangani Ferguson sejak tahun 1991.

Bahkan mantan pemain MU, Ole Gunnar Solkjaer juga mengatakan bahwa saat dirinya masih aktif bermain, mengakhiri musim di posisi kedua klasemen adalah hasil yang sangat mengecewakan. Namun kondisi MU saat ini justru sangat berkebalikan. MU bukan berjuang untuk mengejar titel juara, melainkan untuk finis di posisi empat besar, demi bisa tampil di Liga Champions musim depan.

MU Mesti Melepas Bayang-Bayang Kejayaan Masa Lalu

Terakhir kali MU merajai Premier League adalah pada musim 2012/13 atau pada musim terakhir Ferguson membesut MU. Selepas itu, MU langsung terseok-seok di liga. Di musim ini pun kesempatan meraih gelar juara liga sangatlah kecil bagi Setan Merah.

Kendati demikian, MU masih punya dua peluang meraih trofi dan kesempatan untuk meraih satu tiket ke Liga Champions, yakni di Liga Europa dan FA Cup. Namun pada dua laga tersebut, MU dipertemukan dengan dua tim kuat yang sedang on fire musim ini. Di Liga Europa MU mesti menghadapi Liverpool, sementara di FA Cup United harus melewati hadangan West Ham United.

Louis van Gaal pun dituntut untuk segera mengakhiri puasa gelar selama dua musim terakhir. Namun Van Gaal justru meminta publik untuk membuka mata dan segera move on dari bayang-bayang kejayaan di masa lalu.

“Itu merupakan masa lalu, Anda harus hidup di masa sekarang,” kata Van Gaal.