Modal Utama Leicester Mengejar Jura: Kekompakan

Judi Poker Online

Modal Utama Leicester Mengejar Jura Kekompakan

Boladiator.com – Penjaga gawang legendaris Manhcester United, Peter Schmeichel merasa iri dengan kekompakan yang ditunjukan oleh skuad Leicester City. Ia menyebutkan faktor itu bisa menjadi modal berharga bagi The Foxes, sekaligus menjadi penentu dalam usaha menyabet trofi Premier League musim ini.

Sepanjang kariernya, Schmeichel pernah meraih lima gelar Premier League bersama Manchester United. Sementara putranya, Kasper Schmeichel tengah berusaha mengejar gelar liga utama pertamanya bersama Leicester.

Hingga menyisakan tujuh pertandingan, tim bimbingan Claudio Ranieri masih bercokol di puncak klasemen dengan selisih lima angka dari rival terdekat mereka, Tottenham Hotspur.

“Masih ada jalan yang panjang sampai itu (Leicester juara) bisa terjadi,” kata Schmeichel di Sky Sports.

“Mereka unggul lima poin dan berada di posisi yang bagus, tapi perjalanan masih panjang. Leicester bukan tim yang berpengalaman berada di posisi mereka saat ini, bahkan klub yang lebih besar, Liverpool pernah gagal mempertahankan posisi itu,” lanjutnya.

Modal Utama Leicester Mengejar Jura Kekompakan

Total sudah 66 poin dikumpulkan oleh Leicester dari 31 pertandingan. Mengenai kans meraih trofi, kubu The Foxes menyatakan sama sekali tidak merasakan tekanan. Tujuan mereka hanya melewati setiap pertandingan yang tersisa dengan baik.

“Kasper melakukannya dengan sangat baik. Mereka mengatakan bakal menjalani pertandingan satu per satu serta menikmati sepakbola. Faktanya, hal itu memanglah benar,” imbuh kiper yang pernah mengantarkan Manchester United juara Liga Champions 1999 itu.

“Mereka sangat menikmatinya, mereka juga punya skuad yang hebat. Mereka menjaga kekompakan dengan berteman satu sama lain, serta melakukan aktivitas bersama di luar sepakbola. Saya tidak pernah tergoda untuk turun ke lapangan lagi setelah pensiun. Tapi saat melihat kekompakan mereka, saya merasa sedikit iri. Memang klise, tapi The Foxes menjalani laga demi laga, begitu pula dengan Kasper.”

Usai jeda internasional, Leicester akan menghadapi laga yang cukup sulit melawan Southampton, 3 April mendatang. Dilanjutkan dengan bertamu ke markas Sunderland sepekan kemudian. Setelah itu masih ada tiga kekuatan besar lagi yang belum dihadapi pasukan Ranieri, yakni West Ham United, Manchester United dan Chelsea.