Martin O’Neill Bangga pada Penampilan Republik Irlandia di Prancis

Judi Poker Online

Martin O’Neill Bangga Penampilan Republik Irlandia Prancis

Boladiator.com – Republik Irlandia pada akhirnya mesti menyudahi perjalanan mereka di Piala Eropa 2016, setelah disingkirkan secara menyakitkan dari tim tuan rumah, Prancis. Sang pelatih, Martin O’Neill, mengambil nilai positif dari pertandingan itu untuk Irlandia di ajang berikutnya. Meski bisa mengawali laga dengan baik pada laga yang digelar di Stade de Lyon, Minggu (26/6) malam WIB, keunggulan 1-0 Irlandia tidak bisa bertahan sampai bubaran.

Republik Irlandia sudah unggu di menit ke-2, melalui eksekusi penalti Robbie Brady. Kemudian Irlandia juga masih dapat mempertahankan gawang dari kebobolan di babak pertama. Prancis membuat 24 attempts selama 90 menit dengan 10 shot on target. Sedangkan Republik Irlandia cuma bisa melepaskan enam attempts dengan dua on target.

Tembok tidak tipis Irlandia mulai runtuh saat Antoine Griezmann berhasil mencetak gol di menit pada menit ke-58. Cuma perlu tiga menit untuk Griezmann memukul balik Irlandia melalui gol keduanya. Misi Irlandia menguber ketertinggalan pun semakin berat sesudah Shane Duffy memperoleh kartu merah di menit ke-65. Sampai akhir laga, Irlandia tidak berhasil menciptakan gol serta mereka akhirnya mesti kalah dan angkat koper dari Prancis.

Martin O’Neill Bangga Penampilan Republik Irlandia Prancis

“Wajar saja jika ada rasa kecewa, karena kami bisa mengawali laga ini dengan baik. Tapi coba lihat saat kami kemasukan. Enam atau tujuh menit lagi bila Prancis tidak berhasil menciptakan gol, pasti mereka mulai merasa cemas. Pemain-peain telah tampil habis-habisan, tak ada yang tersisa lagi. Kejuaraan ini sangat luar biasa bagi pemain-pemain Republik Irlandia, sebagian youngster telah unjuk gigi, serta pastinya bagi supporter kami,” tutur O’Neill.

Selanjutnya, Martin O’Neill mengungkap rasa bangganya atas aksi anak asuhnya yang masih berusia muda, seperti Brady (24), Duffy (24), serta Jeff Hendrick (24). Dia mengharapkan ketiganya serta para pemain muda yang lain akan menjadi tulang punggung timnas Republik Irlandia di masa yang akan datang, termasuk saat menjalani babak kualifikasi Piala Dunia 2018.

“Pemain-pemain muda kami mulai naik panggung, serta bagaimana di masa mendatang kami akan bergantung mereka. Ini merupakan satu perolehan hebat, namun pasti tak akan berhenti sampai di sini,” sambungnya.