Madrid Sedang Pusing tujuh Keliling

Judi Poker Online

 

Madrid Sedang Pusing tujuh Keliling

Boladiator.com – Berita tak sedap rupanya datang ke kubu Real Madrid setelah mendapat larangan transfer. Saat ini Madrid sedang mengajukan banding agar bisa lolos dari hukuman tersebut. Pihak los blancos belum memikirkan strategi apa yang harus dilakukan untuk bursa transfer januari ini.

Apa saja pelarangan yang didapat oleh Madrid atas keputusan FIFA tersebut ? Los Blancos dilarang merekrut pemain selama musim panas 2016 dan musim dingin 2017 juga tidak diperkenankan membeli pemain baru. Sebenarnya kasus pelarangan aktif di busa transfer bukanlah yang pertama kali terjadi di dunia sepak bola karena Barca pun dilarang membeli pemain 2014 lalu.

Yang dilakukan barca saat itu mengajukan banding ke CAS yang merupakan asosiasi tempat banding kasus kasus dalam dunia olah raga. Kala itu Barcelona gagal mendapatkan hasil yang memuaskan. Namun sanksi yang didapat barca saat itu ditangguhkan yang hasilnya adalah beberapa pemain berhasil direkrut seperti Vermalen dan Suarez.

Tentu madrid akan berkaca dari apa yang dialami Barca. Yang artinya bahwa nelanja besar besaran mungkin akan ditempuh sebelum hukuman itu benar benar berlaku. Skuad madrid kini memang sudah komplit karena sudah ada pemain pemain sekelas Ronaldo, Gareth Bale dan Benzema.

Meskipun demikian, tentu saja Real Madrid perlu merubah skuad karena beberapa pemain dikabarkan sudah tak nyaman lagi. Kedatangan Zinedine Zidane memang tak diragukan lagi merupakan angin segar bagi Madrid namun tetap saja belanja pemain dibutuhkan.

Madrid Sedang Pusing tujuh Keliling

Direktur Madrid Jose Angel Sanchez mengatakan “ hanya proses banding yang kini sedang dipikirkan karena hanya itulah langkat tepat. Madrid memiliki orang orang profesional yang akan mengurusi strategi transfer “

Dari ucapan di atas sepertinya Madrid santai santai saja menghadapi hukuman pelarangan aktif di bus transfer ini. Entah karena Madrid mempunya banyak pemain bagus atau memang itu hanya sebuah cara menutup kegaluan saja. Tentu patut kita tunggu apa yang akan terjadi karena memang tak mudah menangani masalah pelarangan transfer pemain bila itu benar benar terjadi.