Lionel Messi Tak Raih Gelar Ballon D’or 2016

Judi Poker Online

Lionel Messi Tak Raih Ballon D’or

Boladiator.com Lionel Messi adalah seorang pemain sepak bola asal Argentina yang berusia 29 tahun dan mengabdikan dirinya sejak junior untuk tim klub Barcelona. Sejak dahulu kala, ia adalah seorang pemain yang berbakat dan mendapatkan berbagai penghargaan .

Hal ini bisa anda lihat sendiri, bahwa dalam keikutsertaannya menjadi pemain penyerang klub Barcelona yang berhasil membawa juara pada pertandingan bergengsi seperti La Liga pada tahun 2015.2016 kemarin. Namun, berdasarkan perolehan survey dan hasil voting yang didapatkan, nampaknya tahun ini bukan menjadi Tahunnya Lionel Messi untuk mendapatkan kembali gelar peraih penghargaan Ballon D’or ini.

Namun, meski demikian bukan berarti ia memiliki kualitas permainan yang menurun atau bahkan bukan berarti permainannya tampil lebih buruk dibandingkan Cristiano Ronaldo yang mendapatkan gelar Ballon D’or musim ini.

Pemain asal klub Real Madrid ini berhasil mendapatkan trofi Balln d’or France Football pada tahun 2016 setelah mendapatkan 734  poin dan sangat jauh dari Lionel Messi serta pemain sepak bola lainnya yang ada didalam daftar pemain terbaik tahun ini.

Apalagi, Ronaldo diketahu menjadi salah satu pemain yang berhasil membawa klubnya untuk meraih gelar Liga Champions ke 11 dan juga sebagai kapten tim sepak bola negaranya sendiri, yakni Portugal yang berhasil mendapatkan gelar penghargaan Uero dan menjadi perubahan baru bagi tim sepak bola Portugal itu sendiri.

Lionel Messi Tak Raih Ballon D’or

Meski demikian, Lionel Messi meyakinkan dirinya bahwa ia tetap bermain dengan maksimal sesuai dengan kemampuan dirinya, apalagi beberapa pemain sepak bola lainnya yang masuk kedalam daftar nama yang digadangkan menjadi penerima penghargaan ini juga tidak terlalu fokus terhadap troffi d’or dan lebih berkonsenterasi untuk meningkatkan kualitas permainan mereka masing-masing,  agar tetap bisa menjadi bintang di hati para fansnya dan membawa tim yang dibelanya menjadi pemenang dalam setiap laga pertandingan yang dilaluinya.

Ajang penghargaan ini sepenuhnya sudah diambil alih dengan menggunakan voting 173 jurnalis yang tersebut di berbagai negara. Bahkan, saat ini FIFA sudah tidakk memiliki kewenangan untuk mencampurkan diri dalam penilaian dan keikutsertaannya hingga penghargaan ini digelar.