Kepergian Kante Penyesalan Terbesar Ranieri

Judi Poker Online

Kepergian Kante Penyesalan Ranieri

Boladiator.com – Pelatih Leicester City, Claudio Ranieri, menyesali langkah N’Golo Kante yang menyebrang ke tim rival, Chelsea pada musim panas ini. Walau demikian, Ranieri memberi jaminan kalau kepergian Kante ini tidak akan berpengaruh besar pada performa The Foxes musim depan. Meskipun sebenarnya pada musim lalu Kante punya peran yang sangat penting di setiap laga yang dimainkan Leicester.

N’Golo Kante telah resmi menjadi pemain Chelsea pada 17 Juli 2016 lalu. Gelandang jangkar asal Prancis itu diangkut ke Stamford Bridge dengan banderol 32 juta poundsterling atau setara Rp 553 miliar. Ia terikat kontrak dengan periode lima musim ke depan. Kepergian Kante ini pastinya begitu disesali, jika berkaca pada performa sang pemain musim lalu.

Kante bermain dalam 37 laga yang dilakoni Leicester di seluruh ajang, serta membantu timnya menyabet gelar Premier League 2015/16. Gelar itu sekaligus menjadi yang pertama bagi Leicester sepanjang sejarah tim. “Musim panas lalu sosok Esteban Cambiaso meninggalkan tim. Semuanya menangisi hengkangnya Cambiaso itu. Saat ini, kami mesti kembali menangis lantaran Kante juga meninggalkan tim,” kata Ranieri.

Kepergian Kante Penyesalan Ranieri

“Namun, tidak perlu merasa cemas, karena Leicester masih terus bermain sepakbola,” lanjutnya. Sebelum ini, Leicester hampir saja kehilangan Jamie Vardy yang diminati Arsenal. Mujur, striker timnas Inggris itu tidak menerima tawaran berhimpun ke Arsenal serta akhirnya memperpanjang kontraknya di King Power Stadium.

Leicester City masihlah diambang kehilangan satu lagi bintangnya pada bursa transfer musim panas ini. Tidak dipungkiri lagi, dalam beberapa hari belakangan gencar pemberiataan yang mengaitkan gagasan kepindahan Riyad Mahrez ke Arsenal. Tapi kabarnya sang pemain sudah memutuskan untuk tetap bersama Leicester, meski ia menolak perpanjangan kontrak.

Berkat menjadi juara Premier League musim lalu, Leicester pun turut serta dalam turnamen pramusim International Champions Cup 2016. Pramusim Leicester kali ini pun bisa dibilang cukup berat. Pasalnya setelah menghadapi Glasgow Celtic, mereka telah ditunggu dua tim raksasa Eropa, Paris Saint-Germain dan Barcelona. Patut dinantikan juga bagaimana debut Leicester di Liga Champions musim depan.