Tampil Di Laga Kedua, Italia Membawa Sindrom Yang Unik

Judi Poker Online

Italia Membawa Sindrom Unik

Boladiator.com Italia melakoni laga kedua mereka di babak penyisihan grup E kontra Swedia. Meski menang dengan skor tipis 1-0, namun mereka mengaku tak tampil bagus. Usut punya usut, mereka memang tengah mengalami sindrom ketika melakoni laga kedua sebuah turnamen besar.

Italia mampu menundukan Swedia dengan skor 1-0, dalam laga yang berlangsung di Stadion Municipal, pada Jum’at malam kemarin. Satu-satunya gol yang tercipta di laga itu adalah kreasi dari Eder, pada menit ke 88.

Laga tersebut boleh dibilang laga yang berlangsung sangat alot. Kedua tim hanya terlihat melakukan sesekali serangan. Dalam catatan laga, Italia bahkan hanya bisa melepaskan delapan tembakan saja, dengan hanya tiga diantarnya yang berhasil menemui sasaran. Sementara tim lawan, hanya memiliki empat buah kesempatan dan tak ada satupun yang mengarah tepat ke arah gawang yang dijaga Gianluigi Buffon.

Terkait laga tersebut, ternyata Italia memiliki sebuah pengalaman yang cukup unik ketika mereka melakoni laga kedua sebuah turnamen besar. Bek mereka, Andera Barzagli menuturkan bahwa laga kedua Italia di sebuah turnamen besar memiliki catatan kelam. Mereka bahkan tak bisa menang di laga ini setelah terakhir di Piala Eropa tahun 2000 silam. Atas dasar itulah, para pengawa Italia memiliki kekhawatiran yang berlebih yang berdampak pada penampilan mereka di atas lapangan.

Italia Membawa Sindrom Unik

“Kami tahu sebenarnya hal seperti ini harus kami hindari. Namun, tetap saja keadaan yang kami alami ini merupakan hal yang tabu. Kami pun juga merasakan tekanan yang berat ketika kami berlaga. Ini merupakan laga yang cukup buruk bagi kami. Namun kami juga sebenarnya cukup beruntung karena kami berhasil menemukan kesempatan emas untuk merah kemenangan, yang ditentukan oleh momen ajaib Eder di akhir laga,” kata Barzagli kepada Rai Sports.

“Kami hanya melakukan apa yang seharusnya kami lakukan untuk lolos ke babak selanjutnya. Namun pertandingan kami ini sangatlah tak bagus untuk mendukung kami menciptakan sebuah momen bagus. Hasilnya kami tak memiliki banyak kesempatan untuk menyerang dan harus memastikan kemenangan di detik terakhir laga,” lanjutnya.

Kemengan tipis Italia ini sudah cukup memastikan mereka untuk lolos ke babak selanjutnya. Mereka kini berada di posisi puncak grup E dengan koleksi enam poin.