Hazard Menjuluki Kante Seperti Tikus

Judi Poker Online

Hazard juluki Kante Tikus

Boladiator.com – Gelandang baru the blues Chelsea yang baru saja didatangkan dari Leicester City N’Golo Kante mendapatkan julukan tikus, yang mana julukan ini disematkan Kante oleh rekanya sendiri Hazard. Kante sendiri dijuluki the rat oleh Hazard karena dia bermain seperti tikus yang berada di mana-mana dan dia bisa memotong bola dari lawan dengan baik.

Bahkan demi memainkan kante pelatih baru Chelsea yang juga mantan pelatih timnas Italy yang menangani Italy pada saat euro 2016 kemarin rela mencadangkan pemain andalan Chelsea Cesc Fabregas. Sebenarnya permainan kante bersama Chelsea dibilang cukup lumayan karena pemain ini berhasil bermain impresif dan juga berhasil membawa Chelsea menang di 3 laga terakhir premier league yang mana di tiga laga tersebut Kante berhasil bermain gemilang.

Akan tetapi permainan impresif Kante bersama Chelsea dianggap masin belum maksimal oleh mantan pemain Chelsea yang berasal dari jerman Ballack. Ballack mengatakan bahwa Chelsea sangat tepat mendatangkan Kante yang musim lalu bermain apik bersama Leicester City dan bisa membawa tim yang juga berkostum biru itu juara liga premier inggris.

Hazard juluki Kante Tikus

Ballack sendiri menilai bahwa Kante harus beradaptasi dengan Chelsea terlebih dahulu karena Chelsea merupakan club yang lebih besar jika dibandingkan dengan Leicester city dan mempunyai ekspetasi yang tinggi. selain itu Ballack juga menambahkan bahwa diatas kertas Kante merupakan pemain yang pantas dibeli oleh Chelsea dan akan berkembang menjadi pemain yang hebat bersama Chelsea. Chelsea sendiri mendatangkan kante dengan harga sebesar 32 juta euro yang mana dengan dana sebesar ini Kante diharapkan bisa membawa Chelsea kembali ke atas klasemen yang mana musim lalu Chelsea terpuruk karena harus rela hanya menempati peringkat 10 di klasemen akhir liga inggris.

Selain itu  dengan datangnya Kante ke Stanford Bridge yang merupakan markas dari Chelsea membuat pemain andalan Chelsea Cesc Fabregas menjadi penonton dibangku cadangan pada saat Chelsea bertanding. selain itu Conte juga ingin menjual pemain yang musim lalu bermain buruk bersama Chelsea dan menjadi aktor kegagalan Chelsea pada saat Chelsea harus rela berada di papan tengah klasemen akhir dan harus tersingkir dari liga champions.