Hazard Dan De Bruyne Jadi Kunci Sukses Kemenangan Belgia

Judi Poker Online

Hazard De Bruyne  Kunci Kemenangan Belgia

Boladiator.com Belgia berhasil mengalahkan salah satu kejutan di Piala Eropa 2016, Hungaria dengan skor telak 4-0. Kemenangan tersebut memang tak bisa terlepas dari peran dua pemain andalan Belgia, Kevin De Bruyne dan Eden Hazard, yang bermain bagus dan memotori Belgia di laga itu.

Tak heran, penampilan bagus yang ditampilkan oleh duo pemain Liga Inggris itu mendapat pujian dari sang pelatih, Marc Wilmots. Hazard yang mampu tampil bagus, bisa mencetak gol lewat aksi solo run yang telah ia tampilkan sebelum mencetak gol ke gawang Hungaria. Usut punya usut, gol yang dicetak oleh Hazard ialah permintaan langsung dari sang pelatih.

“Saya memang telah meminta Hazard untuk mencetak gol dengan ciri khasnya, yakni dengan melakukan sisiran ke dalam kotak penalti dan menembakan bola,” kata Wilmots seperti yang ditulis di situs resmi UEFA.

“Hazard merupakan tipe pemain yang harus mendapatkan kebebasan. Di laga itu, di sempat beberapa menit tak mendapatkan kebebasan tersebut.”

Dari catatan laga, Eden Hazard memang dapat bermain lepas di laga kemarin. Tercatat, pemain yang merumput bersama Chelsea itu telah melakukan dribbel sukses sebanyak 11 kali, dan operannya pun 90 persen sukses diterima. Selain itu, Hazard juga berperan penting dalam gol kedua Belgia, dengan melakukan operan kepada Michy Batshuayi.

Hazard De Bruyne Kunci Kemenangan Belgia

“Hazard memang telah bermain bagus di laga tadi. Sebagai kapten, memang dia tak harus banyak berbicara. Dia hanya perlu bermain, dan menunjukan semuanya lewat permainannya. Itulah yang telah ia lakukan. Saya sangat senang dia bisa sukses melakukan itu,” kata Wilmots.

“Tak hanya Hazard yang menuai pujian dari sang pelatih. De Bruyne juga mendapatkan pujian khusus dari Wilmots setelah berperan penting dalam laga tersebut. Pemain The Citizens itu berperan penting dalam kreator serangan tim dengan menciptakan dua asisst.

“Saya hampir menurunkan empat striker dalam formasi 4-2-3-1, dengan memasang dua gelandang bertahan. Namun, saya melihat De Bruyne yang mempu bekerja keras dalam pertandingan. Dia mampu mengejar bola saat tim kehilangan bola. Itulah yang membuat kami semakin kuat,” puji Wilmots kepada De Bruyne.