Griezmann Jadi Tumpuan Prancis di Laga Pembuka Piala Eropa 2016

Judi Poker Online

Griezmann Tumpuan Prancis Pembuka Piala Eropa 2016

Boladiator.com – Piala Eropa 2016 akan dibuka dengan laga grup A antara Prancis kontra Rumania Sabtu (11/6) dinihari WIB. Pertandingan pertama ini disebut-sebut jadi ujian penting untuk bomber Les Blues, Antoine Griezmann. Para fans tim tuan rumah berasumsi pemain milik Atletico Madrid itu akan jadi tumpuan Tim Ayam Jantan di turnamen kali ini, sama dengan peran Zinedine Zidane pada ajang Piala Dunia 1998 serta Piala Eropa 2000.

Aksi luar biasa Griezmann selama musim 2015/16 jadi satu diantara benefit Prancis jelang dimulainya Piala Eropa 2016. Ia memang bukanlah aspek utama tim garapan Didier Deschamps. Akan tetapi, apa yang tersaji di lapangan menunjukkan peran yang fantastis dari sang pemain tengah serba bisa itu. Sang pelatih pun meyakini, Griezmann bakal mempersembahkan keceriaan kepada publik Prancis.

Deschamps menyebutkan, sosok Griezmann serta Dimitri Payet, akan berikan perbedaan bagi Prancis dengan serangan dari sisi sayap yang lebih tajam. Hal ini tentunya akan berbeda dengan Prancis pada dua tahun lalu saat tidak mampu berbicara banyak di ajang Piala Dunia 2014.

Griezmann Tumpuan Prancis Pembuka Piala Eropa 2016

“Rumania adalah tim kuda hitam yang bisa mengejutkan di turnamen ini. Mereka juga miliki determinasi yang tinggi. Kami telah berjumpa dengan tim ini beberapa kali, serta kelebihan Rumania merupakan tim yang solid. Untuk itu, jelas kami harus berusaha lebih keras di laga pembuka ini. Namun dengan adanya Griezmann, Payet, Pogba serta sebagian pemain-pemain muda agresif lain, semua mungkin dapat berjalan lebih gampang, ” papar Deschamps.

Sang pelatih pun tidak ragu kalau Prancis nantinya akan bermain dominan. Posisi Antoine Griezmann bakal lebih berperan pada saat dikombinasikan dengan bebrapa pemain muda Prancis lainnya, seperti Kante, Payet, Paul Pogba, serta Matuidi.

Di sisi lain, Griezmann mengakui timnya dalam keadaan siap untuk bertanding, walau tidak bakal merasakan atmosfer yang berbeda dari kontestan lainnya. “Kelemahan kami merupakan banyak melakukan banyak laga persahabatan, serta itu sangat tidak menguntungkan bagi kami. Akan tetapi, Prancis tidak dapat begitu saja melupakan kans besar menyabet gelar juara di kandang sendiri, serta saya tentunya bakal jadi bagian di momen penting tersebut,” tegas pemain 25 tahun itu.