Giroud Beri Dukungan Untuk Evra

Judi Poker Online

Giroud Beri Dukungan Evra

Boladiator.com – Patrice Evra baru saja mendapatkan hukuman berat akibat melakukan tendangan keras ke muka seorang supporter. Sang pemain kemudian mendapatkan dukungan dari pilar lini serang tim nasional Perancis, Olivier Giroud.

Ribut-ribut antara Patrice Evra dengan supporter Olympique Marseille pada laga klub tersebut melawan Vitoria Guimares di Stadion D, Alfonso Henriques pada hari Kamis (2/11/2017) akhirnya sudah dijatuhi hukuman oleh UEFA. Konfederasi sepakbola tertinggi di benua Eropa tersebut lantas memberikan sanksi berupa larangan bermain selama tujuh bulan untuk Patrice Evra dalam kompetisi antarklub di tanah Eropa. Sial untuk mantan pemain Manchester United dan Juventus tersebut, sang pemain juga harus diputus kontrak oleh klubnya, Olympique Marseille.

Rekan setim Patrice Evra di tim nasional Perancis, Olivier Giroud lantas mengungkapkan dukungannya kepada sang pemain atas masalah yang sedang menimpa dirinya. Patrice Evra diharapkan bisa melalui masa sulit ini dan kembali bangkit di masa mendatang.

Giroud Beri Dukungan Evra

“Saya berharap untuk dia bisa bangkit. Saya sudah mengirim pesan dukungan kepada dia. Kami telah menjalani lima tahun yang luar biasa bersama dengan dia di tim nasional dan dia selalu menjadi sosok pemimpin untuk kami. Sungguh sulit untuk bisa diungkapkan dengan kata-kata apa yang sudah dia lakukan. Namun itu adalah insting, suatu hal yang penuh dengan emosi. Saya tidak terlalu mengerti bagaimana supporter itu bisa begitu dekat dengan lapangan seperti itu. Dia telah memenangi beberapa gelar juara. Dia pemain yang sangat hebat. Saya berharap dia bisa bangkit kembali, bisa menemukan lagi kebahagiannya dan kemudian menyudahi dengan cara yang berbeda” tutur Olivier Giroud.

Klub Patrice Evra, Olympique Marseille sendiri akhirnya memutuskan untuk memecat Patrice Evra atas tindakan yang dilakukan oleh sang pemain pada sesi latihan jelang laga Liga Europa awal bulan November lalu. Meski Olympique Marseille tidak menutup kesalahan dari supporternya, namun klubnya tetap tidak bisa menolerir perilaku yang telah dilakukan Patrice Evra yang dianggap telah keluar dari batas kewajaran dan juga tidak sportif.