Del Bosque: Kami Harus Memandang ke Depan

Judi Poker Online

Del Bosque, Kami ke Depan

Boladiator.com – Peltih timnas Spanyol, Vicente Del Bosque, menyampaikan kalau timnya telah berupaya dengan maksimal, meski pada akhirnya mesti menerima kekalahan dari Italia. Ia menyebutkan ini memanglah harinya Italia. Kekalahan ini mencoreng rekor pertemuan Spanyol atas Italia yang awalnya belum terkalahkan.

Terctat mulai sejak babak perempat final Piala Dunia 1994 silam, Spanyol melangkah tanpa pernah menelan kekalahan dari Gli Azzuri dalam sebuah pertandingan yang kompetitif. Namun padapertemuan 16 besar Piala Eropa 2016 di Stade de France, Selasa (28/6) malam WIB, La Furia Roja tidak melakukan banyak hal saat berjumpa Italia-nya Antonio Conte.

Dua gol Italia yang dicetak oleh Giorgio Chiellini serta Graziano Pelle menghancurkan hati para fans Spanyol. Skor 2-0 cukup untuk mengusung Italia berjaya serta menyingkirkan dua kali juara Piala Eropa edisi 2008 dan 2012. Ini sekaligus menjadi pembalasan dendam Italia atas kekalahan menyakitkan di final Piala Eropa 2012 lalu, seperti yang dikatakan oleh gelandang veteran, Andrea Pirlo, beberapa waktu lalu.

Del Bosque, Kami ke Depan

UEFA mencatatkan statistik yang cukup memihak pada Italia. Meski dari segi penguasaan bola Spanyol masih inggul, namun Italia berhasil melepas ancaman lebih banyak dengan 11 attemps dan 7 on target.Sementara 2 lainnya off target dan 2 diblok pemain Spanyol. Spanyol tidak efisien lantaran sebenarnya berhaisl melepas 13 attemps dengan 5 on target.

“Pada akhirnya kami mesti terima kekalahan ini serta memandang ke depan,” kata Del Bosque. “Italia adalah tim yang begitu kuat serta mempunyai kondisi fisik yang bagus. Mereka memahami benar apa yang perlu mereka kerjakan serta selalu melangkah dengan motivasi besar. Kami bermain canggung saat di fase pertama. Namun usai restart, kami bisa maju lebih ke depan serta berupaya hingga selesai.”

“Kegagalan seperti ini sudah pasti rasanya menyakitkan bagi kami. Sepanjang delapan tahun belakangan kami adalah tim yang sedemikian tangguh, tapi ini adalah harinya Italia. Kami telah berupaya bermain dengan bola-bola atas dan melakukan berbagai strategi, tapi tetap saja hasilnya nihil,” tegas sang entrenador.