Bertemu Barcelona, Malaga Masih Di Tren Buruk

Judi Poker Online

Bertemu Barcelona Malaga Buruk

Boladiator.com – Malaga akan bertemu Barcelona pada akhir pekan ini, pertandingan yang akan dilalui oleh Malaga ini akan menjadi sebuah pertandingan yang sengit dan akan menguras banyak tenaga.

Apalagi, tim satu ini tidak mengalami hasil yang begitu baik dengan keadaan performa masing-masing skuad yang bisa dikategorikan buruk, dimana setiap pertandingan yang dilaluinya tidak berhasil bermain apik dan sesuai dengan strategi yang sudah dirancang oleh sang pelatih.

Tentu, berbagai media mengabarkan bahwa Malaga memang benar sedang dalam performa yang menurun dengan tren yang condong kebawah yakni negatif, apalagi dari 5 pertandingan terakhir Malaga hanya berhasil memenangkan pertandingan sebanyak 1 kali saja, dan 4 kali mengalami kekalahan.

Hasil pertandingan tersebut akan dimanfaatkan dengan tim tamu yang jauh lebih baik memiliki perolehan penampilan dari beberapa pertandingan sebelumnya. Malaga yang saat ini menduduki posisi ke 14 dalam urutan klasemen sementara Divisi Primera ini mampu mengumpulkan 22 poin dari 22 laga yang sudah diikutinya.

Pada pertandingan sebelumnya, Malaga yang bertandang ke markas Osasuna harus berakhir dengan skor imbang 1-1. Meski demikian, pertandingan lanjutan Liga Spanyol yang akan digelar pada kandang Malaga selanjutnya ini akan menjadi sebuah kekuatan karena didukung oleh banyak sekali fans yang berada di Tribun Stadium.

Bertemu Barcelona Malaga Buruk

Menghadapi hal ini, tentu Malaga harus berjuang lebih keras dan mengembalikan performa tiap pemain dalam keadaan on fire. Apalagi, pada pertandingan sebelumnya ketika melawan Real Madrid pekan lalu, Malaga terlihat sekali tidak memiliki kekuatan dalam lini pertahanan, dan bahkan melakukan penyerangan balik selalu terputus di tengah lapangan.

Kurangnya latihan kontrol bola yang benar dalam menghadapi lawan yang sulit ini menjadi sebuah kekurangan bagi Malaga sendiri.

Tidak hanya itu saja, bahkan ketika bersanding dengan Celta Vigo dan Real Sociedad pun, tim satu ini berhasil dibuat tidak bisa berkutik dan melakukan penyerangan. Komunikasi antara satu pemain dengan yang lainnya tidak kuat, sehingga tidak cukup kekuatan untuk membongkar pertahanan lawan dalam pertandingan melawan Barcelona beberapa hari kemudian.