Bek Islandia Sebut Cristiano Ronaldo Pecundang

Judi Poker Online

Islandia Sebut Cristiano Ronaldo Pecundang

Boladiator.com – Pemain belakang Islandia, Kari Arnason, menyerang balik mega bintang Portugal, Cristiano Ronaldo yang telah memberi komentar pedas bagi timnya. Arnason menyebutkan Ronaldo adalah pecundang yang tidak bisa menerima kekalahan. Ia juga mengatakan bahwa hal itu pula yang membuat pemain berjuluk CR7 kalah dari Lionel Messi.

Cristiano Ronaldo tidak berhasil mengusung Portugal menuai poin penuh saat menghadpai tim debutan, Islandia pada laga perdana mereka di Piala Eropa 2016. Portugal ditahan imbang 1-1 sesudah gol Nani di paruh waktu pertama, bisa dibalas oleh Islandia usai turun minum. Ronaldo pun dibuat tidak berkutik oleh para bek Islandia yang berhasil mengurungnya sepanjang pertandingan.

Portugal berhasil membuat 10 attemps, tapi cuma ada satu yang on target, itulah yang berbuah gol Nani. Sementara enam upaya lainnya berhasil diblok oleh barisan pertahanan Islandia, serta tiga melenceng dari gawang. Lumrah saja bila Ronaldo merasa frustrasi. Sang mega bintang pun mengungkapkan rasa frustrasi itu dengan mempersoalkan gaya bertahan Islandia.

Islandia Sebut Cristiano Ronaldo Pecundang

Islandia juga disebut-sebut oleh Ronaldo melakukan perayaan yang berlebihan usai pertandingan. Sontak, hal semacam itu membuat pihak Islandia merasa jengkel serta menyerang balik Ronaldo. Belum lagi ditambah tindakan tidak sportif Ronaldo yang enggan bersalaman dengan pemain-pemain Islandia. Giliran bek Islandia, Arnason, yang balik menyerang Ronaldo. Ia menilai Ronaldo seperti seorang pecundang, lantaran tidak bisa menerima kegaglan.

Sikap seperti inilah yang menurut Arnason membuat Ronaldo kalah dari rivalnya, Lionel Messi. “Dia berlaku seperti pecundang, menyampaikan apa saja sesuka hatinya. Dia tak memperoleh peluang bersih di pertandingan itu. Hanya satu kans yang diperolehnya dan dia gagal mencetak gol. Apa yang harus saya katakan lagi? Dia adalah pecundang,” papar Arnason usai pertandingan.

“Dia adalah seorang pemain sepakbola yang luar biasa, namun dia tak dapat jadi manusia yang bersikap santun. Kami sendiri memanglah hampir meraih menang, yang mana itu berlawanan dengan penilaian yang diberikan oleh Ronaldo yang menyebutkan kalau kami tidak berupaya meriah kemenangan,” tambahnya.