Atletico Madrid Berhak Mendapat Pujian Walaupun Kalah Oleh Barcelona

Judi Poker Online

Atletico Madrid Berhak Mendapat Pujian

Boladiator.com – Luis Enrique mengangkat tangannya dan melompat-lompat, kemudian melambaikan tangannya dan berteriak, “Apa ini? Apa ini?” Dan kemudian didepan dianya banyak orang berkumpul. Lionel Messi berbaring di lantai, Alberto Undiano Mallenco mengambil kartu merah dari sakunya dan mengangkatnya. Filipe Luis mengangkat tangannya diatas kepalanya, sadar apa yang baru saja dilakukan. Harga yang harus dibayar tidak terhitung. Itu terjadi sebelum paruh waktu dalam pertandingan yang telah dinyatakan sebagai, berbobot setengah gelar liga”, dimana 94.990 orang menonton dan Atletico Madrid ditundukkan 2-1 oleh Barcelona di Camp Nou.

Ketika ditanya tentang pelanggaran oleh Filipe Luís ini –tendangan langsung di atas lutut- Luis Enrique mengakui ia merasa “takut”. Ia khawatir itu akan memperngaruhi jalannya pertandingan dan kekhawatiran mencengkeram di meni-menit terakhir. Namun ketika wasit meniup peluit beberapa saat kemudian, dan memastikan kemenangan dengan skor akhir 2-1, membuat Barcelona sedikit lega. Diego Simeone yang berdiri di garis lapangan menunggu untuk mengucapkan selamat kepada semua pemainnya. Atletico kehilangan dua pemainnya dengan kartu merah dan striker Atletico, Yannick Carrasco mengatakan, “Mereka takut terhadap sembilan orang.”

“Dalam sepak bola anda bisa menang, imbang atau kalah. Jika kita harus kalah, saya ingin kita kalah dengan permainan seperti itu,” kata Simeone. Ia menyebut timnya ‘menakjubkan’. Hanya butuh sembilan menit bagi mereka untuk membuka skor, dan dapat dikatakan hanya butuh waktu kurang dari dua menit bagi mereka untuk mendapatkan tembakan pertama mereka.

Atletico Madrid Berhak Mendapat Pujian

Barcelona telah dihadapkan oleh masalah taktis yang berbeda akhir-akhir ini. Seperti pada pertandingan melawan Malaga dan Athletic Bilbao di depan mereka, Atletico Madrid memutuskan untuk tidak menunggu tapi bermain menyerang untuk memancing pemain Barca keluar, dan membuka jalan belakang. Carrasco bergabung dengan Antoine Griezmann, untuk menargetkan pemain Barca dan mengejar mereka ke pertahanan belakang sementara di belakang dua sisa pemain Atletico naik dalam formasi. Hal ini yang telah dipersiapkan oleh Atletico sepanjang minggu.

“Dengan formasi 4-3-3 Anda tidak bisa benar-benar melakukannya tetapi dengan formasi 4-4-2 memungkinkan Anda untuk melakukannya,” Simeone menjelaskan. “Kami ingin mengganggu Busquets dan memaksa Pique dan Mascherano memegang bola, maka akan menjadi agresif dalam permainan kami. Ini tidak mudah dilakukan tetapi dengan Carrasco, kami dapat melakukannya. Selama 26 menit kami memiliki kecepatan, bermain dan mendorong mereka kembali.”