Atletico Ingin Cetak Sejarah Baru Di Liga Champions

Judi Poker Online

Atletico Ingin Sejarah Baru Liga Champions

Boladiator.com Di Liga Champions musim ini, final kembali akan mempertemukan dua klub kuat kota Madrid, Atletico Madrid dan Real Madrid. Dalam laga yang akan dihelat paada 28 Mei 2016 mendatang, memang sangat identik dengan aroma balas dendam. Namun, gelandang Atletico, Saul Niguez menegaskan bahwa klubnya tak akan melaokoni balas dendam terhadap klub rival sekotanya itu. Saul menyebut bahwa sebaliknya, Atletico malah akan mencetak sejarah baru.

Sejarah memang merupakan hal yang harus dicapai oleh Atletico Madrid. Memang dalam sejarah klub di pentas Liga Champions, satu kalipun Los Rojiblancos belum pernah mendapatkan trofi “Si Kuping Lebar”. Jika pada 28 Mei mendatang anak asuh Diego Simione itu dapat mengalahkan Madrid, maka keinginan juara pun bisa tercapai sekaligus mencetak sejarah baru.

Soal dendam, memang hal itu pantas saja. Di babak final Liga Champions dua musim lalu, memang kedua klub pernah bertemu. Kala itu, Real Madrid keluar sebagai kampiun usai menundukan Atletico dengan skor 4-1. Padahal, Atletico sempat unggul dan keunggulan Atletico 1-0 bertahan hingga injury time babak kedua.

Saul Niguez pun tak dapat menyangkal bahwa rival mereka memang jauh lebih diunggulkan. Namun, bagi saul, jika Madrid benar-benar diunggulkan, maka seharusnya mereka bisa menunjukannya di atas  lapangan.

Atletico Ingin Sejarah Baru Liga Champions

“Jika Madrid memang klub yang diunggulkan, maka seharusya mereka bisa membuktikannya di laga nanti,” ucap Saul kepada Radio Marca.

“Final di Milan bukanlah ulangan final di Lisbon dua musim lalu. Ini jelas laga yang akan berbeda dengan laga tersebut. Soal balas dendam, tentu kami tak akan membawanya ke laga nanti. Kami hanya akan mencetak sejarah baru bagi klub.”

“Kami tahu, bahwa Madrid ialah klub yang kuat. Kami hanya akan berpikir bagaimana mengalahkan mereka. Tentu laga nanti akan berjalan sulit,” kata gelandang yang akan berlaga di Piala Eropa 2016 itu.

Atletico berhasil sampai ke babak final setelah menyingkirkan wakil Jerman, Bayern Munchen di babak semifinal lalu. Sementara Madrid berhasil mengalahkan Manchester City di laga semifinal lalu. Ini membuat peluang Atletico dan Madrid sama besar untuk menjuarai ajang bergensi tahunan Eropa itu.