Antoine Griezmann Lawan Dua Alien dalam Perebutan Ballon d’Or

Judi Poker Online

Antoine Griezmann Lawan Alien Ballon d’Or

Boladiator.com Di musim 2015/16 lalu, tak disangka-sangka, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mendapat lawan baru yang bisa mematahkan dominasi mereka. Bukan Neymar, melainkan bintang Atletico Madrid, Antoine Griezmann. Setelah beberapa kali menjadi batu sandungan bagi Messi dan Ronaldo, kini pemain asal prancis itu kembali akan menjadi pesaing keduanya dalam perebutan penghargaan Ballon d’Or 2016.

Antoine Griezmann masuk dalam 30 besar kandidat penerima penghargaan tersebut. Akan tetapi, Griezmann tidak terlalu optimis, mengingat dua kompetitornya itu bukanlah pesepakbola yang biasa-biasa saja. Ia menyebutkan kalau Messi dan Cristiano Ronaldo adalah ‘alien’, yang sulit dikalahkan. Akan tetapi, mengingat Ballon d’Or tahun ini tidak lagi ada campur tangan dari FIFA, peluang para pemain yang bisa menang pun lebih terbuka dan objektif. Pengambilan suara nantinya akan dilakukan oleh para wartawan.

Namun, hal tersebut tidak membuat Griezmann terlalu percaya diri. Disebutnya Messi dan Ronaldo tetap mempunyai level tersendiri yang berbeda dengan pemain-pemain bintang lain, termasuk dirinya. Mega bintang Argentina dan Portugal itu selalu berada di level tertinggi, hingga mereka selalu layak menjadi kandidat terkuat peraih Ballon d’Or.

“Saya memang telah menjalani musim yang hebat bersama Atletico Madrid dan timnas Prancis. Akan tetapi, kita tunggu saja bagiamana hasil Ballon d’Or nanti. Lawan saya adalah dua alien yang sangat luar biasa. Saat ini level saya masih di bawah mereka. Sulit sekali untuk menyamai pencapaian mereka, dan bahkan tidak ada yang bakal bisa melakukannya. Messi dan Ronaldo sama-sama berada di atas kami,” papar Griezmann.

Antoine Griezmann Lawan Alien Ballon d’Or

Sepanjang tahun 2016 ini, perjalanan Antoine Griezmann sebenarnya cukup cemerlang. Namanya semakin naik setelah tampial gemilang di La Liga, Liga Champions dan Piala Eropa. Ia sebenarnya berpeluang menjuarai ketiga gelar tersebut, namun langkahnya dan tim yang dibelanya harus terhenti di akhir. Di La Liga, Atleti gagal memangkas jarak dengan Barca pada beberapa laga terakhir. Sementara di Liga Champions dan Piala Eropa, tim yang dibela Griezmann sama-sama kalah di final.

“Untuk melupakan semuanya, jelas kami harus memenangkan gelar juara. Dua final yang lalu tentu tidak akan pernah saya lupakan. Saya mesti bekerja lebih keras supaya dapat kembali ke level itu lagi. Saya akan memberikan seluruhnya untuk mengembalikan momen spesial itu, tentu saja di masa mendatang. Saya pastikan kelak saya dapat mendapatkan trofi. Waktunya akan tiba nanti.”